GAMKI Sabu Raijua Salurkan Bantuan Pendidikan pada Dies Natalis ke-64

Menia, GAMKINTT.com  – Dalam rangka Dies Natalis ke-64 Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia, DPC GAMKI Sabu Raijua menyalurkan bantuan paket buku tulis dan ballpoint kepada 25 peserta didik di SD GMIT Menangado, Kecamatan Liae, Kabupaten Sabu Raijua, Sabtu (25/4/2026). Bantuan sederhana ini hadir sebagai bentuk kepedulian di tengah keterbatasan, sekaligus menjadi tanda bahwa perhatian terhadap pendidikan anak-anak di pulau kecil ini tidak pernah benar-benar padam.

Ketua DPC GAMKI Sabu Raijua masa bakti 2025–2028, Paulus Raja Kota, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari aksi sosial organisasi dalam memperingati Dies Natalis. Ia menyebutkan, bantuan yang diberikan diharapkan dapat mendukung kebutuhan belajar siswa serta mempersiapkan generasi penerus di daerah.

“Walaupun tidak seberapa, kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak dalam menunjang proses belajar mereka,” ujarnya, seraya berharap hal kecil ini bisa menjadi semangat besar bagi masa depan mereka.

Ia menambahkan, GAMKI sebagai organisasi kepemudaan Kristen terus berkomitmen membina generasi muda yang kompeten dan beriman. Selain aksi sosial, GAMKI juga secara rutin melaksanakan kegiatan pendalaman Alkitab setiap bulan secara bergilir di gereja-gereja pada setiap kecamatan, sebagai bagian dari upaya membentuk karakter dan harapan yang kuat dalam diri generasi muda.

Kepala Sekolah SD GMIT Menangado, Djagafrid Dake Winu, S.Pd.SD.Gr, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada siswa yang membutuhkan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan menjangkau sekolah-sekolah GMIT lainnya di Kabupaten Sabu Raijua, sehingga lebih banyak anak dapat merasakan perhatian yang sama.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan Pendidikan Kristen (Yapenkris) Adda Hari Sabu Raijua, Marthen Keraba, S.Pd., menyampaikan terima kasih atas kontribusi GAMKI. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti dalam menumbuhkan minat baca serta menambah wawasan peserta didik sejak dini.

“Bantuan ini bukan sekadar materi, tetapi bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan pendidikan anak-anak kami. Di balik hal sederhana ini, ada harapan yang sedang ditanam untuk masa depan mereka,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Harian Penihas Wila Huky, Sekretaris Ramlin Bunga, Sekretaris Pelaksana Bidang Aksi Johanis Djami Here, Koordinator Wilayah Liae Lodiwik Mangngi Mata, Bidang Kader Lifron Gae Ratu serta Bapak/Ibu guru.

Kegiatan berlangsung penuh hikmat dan kehangatan, diakhiri dengan doa serta foto bersama, meninggalkan jejak kecil kepedulian yang diharapkan terus bertumbuh menjadi harapan besar bagi generasi penerus di Sabu Raijua.