Follow kamu

Lantik Pengurus DPC GAMKI Belu : Ketua DPD GAMKI NTT Dorong Para Pemuda Untuk Tampil Sebagai Aktor Utama Dalam Perubahan Nyata
Atambua, GAMKINTT.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Nusa Tenggara Timur, Winston Neil Rondo, menegaskan arah perjuangan dan komitmen pemuda Kristen di wilayah perbatasan saat melantik Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GAMKI Belu Masa Bakti 2025–2028.
Hal itu disampaikan dalam Pelantikan dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang berlangsung di Gedung Wanita Betelalenok, Atambua, Sabtu (28/02/2026).
Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Belu, Willybrodus Lay, yang membuka kegiatan sekaligus menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara GAMKI dan Pemerintah Kabupaten Belu. Ia menyebut inisiatif ini sebagai yang pertama di NTT dan mungkin juga di Indonesia.
“Hari ini kita tidak sekadar melantik pengurus biasa. Kita menyalakan api perjuangan di beranda Republik, karena Belu adalah halaman pertama Indonesia. Pemuda Belu harus berdiri tegak menjaga kehormatan itu,”ujarnya.
Ia mengajak generasi muda Belu untuk tidak hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi tampil sebagai pemain utama yang membawa perubahan nyata.
Dalam kesempatan tersebut, Winston merumuskan enam mandat perjuangan GAMKI Belu.
Pertama, membangun sekolah kepemimpinan pemuda perbatasan guna mencetak kader berkarakter dan berjiwa nasionalisme. Kedua, mendorong UMKM agar naik kelas dan berani menembus pasar lintas batas.
Ketiga, bergerak melawan stunting serta kekerasan terhadap perempuan, anak, dan penyandang disabilitas. Keempat, memperkuat literasi digital dan kewirausahaan agar pemuda semakin kompetitif.
Kelima, menjadi mitra kritis pemerintah yang solutif mendukung yang benar dan mengoreksi yang salah dengan data.
Keenam, mewujudkan kebun percontohan pemuda perbatasan dengan memanfaatkan lahan gereja untuk tanaman porang, sengon, hortikultura, dan pangan sebagai laboratorium kewirausahaan dan ketahanan pangan.
Ia menegaskan MoU yang ditandatangani bukan sekadar administrasi, melainkan kontrak moral antara pemuda, gereja, dan pemerintah untuk bergerak bersama membangun daerah perbatasan.
“Hari ini GAMKI Belu memilih untuk kuat, memilih untuk bekerja, dan memilih untuk menjaga Belu sebagai kebanggaan Indonesia. Tuhan memberkati perjuangan kita semua. Ora et Labora, berdoa dan bekerja,” pesannya.
Sementara itu, Ketua DPC GAMKI Belu Masa Bakti 2025-2028, Paulus Adrianus Adu, menegaskan komitmen organisasi untuk bersinergi dengan pemerintah dan gereja dalam pemberdayaan pemuda Kristen dan pembangunan daerah.
Kami berterima kasih kepada Bupati Belu yang sudah melakukan MoU dengan GAMKI. Ini bagian yang harus kita jaga bersama untuk mendukung pemerintah sesuai dengan firman Tuhan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepemimpinannya akan memprioritaskan program ketahanan pangan dan pertanian melalui kolaborasi dengan pemerintah dan gereja, dengan tetap berpegang pada semangat “Cinta Tuhan, Cinta Nusa Bangsa” serta prinsip Ora et Labora sebagai pedoman gerak organisasi. (*Fendi)



