GAMKI dan Pemda Sukses Gelar Perayaaan Paskah Serta HUT Kabupaten Rote Ndao

Ba’a, GAMKINTT.com – Kolaborasi antara GAMKI Rote Ndao, Klasis Teritori Rote Ndao, dan Pemerintah Daerah (Pemda) Rote Ndao sukses menghadirkan pembukaan akbar rangkaian perayaan Paskah dan Hari Ulang Tahun Kabupaten Rote Ndao yang berlangsung meriah di Lapangan Cristian Dilak, Ba’a, Rabu malam (9/4/2026).

Ribuan warga dan jemaat dari berbagai penjuru wilayah tampak memadati lokasi kegiatan sejak sore hari. Antusiasme masyarakat menjadi bukti kuat bahwa momentum Paskah dan HUT daerah bukan sekadar seremoni, melainkan ruang kebersamaan yang menyatukan iman, budaya, dan semangat pembangunan.

Beragam kegiatan rohani dan budaya turut menghidupkan suasana, mulai dari lomba paduan suara gerejawi, kebalai, hingga dance rohani yang diikuti puluhan peserta dari berbagai klasis dan jemaat. Suasana semakin semarak saat pembukaan resmi ditandai dengan prosesi pemukulan gong oleh Ketua Sinode GMIT bersama Bupati Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, dalam sambutannya menegaskan bahwa perayaan ini harus dimaknai lebih dari sekadar agenda tahunan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Paskah sebagai sumber kekuatan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus dalam membangun daerah.

“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat iman dan semangat kebersamaan dalam membangun Rote Ndao. Kebangkitan Kristus harus tercermin dalam cara hidup kita,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Sinode GMIT, Pendeta Semuel Pandie, S.Th, melalui pesan “Suara Gembala”, mengingatkan bahwa makna Paskah terletak pada perubahan hidup yang nyata.

“Kristus bangkit bukan untuk menjadi tontonan, tetapi untuk mengubah cara kita hidup, bekerja sama, dan mengasihi sesama,” ungkapnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun antara gereja, pemuda, dan pemerintah daerah. Menurutnya, keterlibatan unsur budaya dalam rangkaian kegiatan menjadi langkah strategis dalam menghadirkan iman yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan masyarakat.

“Inilah wujud iman yang berakar pada nilai-nilai lokal. Saya bangga melihat semua unsur bersatu untuk memuliakan Tuhan dan memajukan tanah Rote,” tambahnya.

Kegiatan pembukaan ditutup dengan doa bersama serta penampilan seni rohani lintas generasi yang semakin memperkuat suasana kebersamaan. Rangkaian perayaan akan dilanjutkan dengan Pawai Paskah dan Pawai Pembangunan, sebelum ditutup dengan Ibadah Syukur Paskah.

Di tengah kemeriahan yang berlangsung, satu hal yang paling terasa adalah semangat persaudaraan dan sukacita yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat—menjadikan Paskah bukan hanya perayaan iman, tetapi juga energi bersama untuk membangun Rote Ndao yang lebih maju dan berdaya.(*Fendi)