Berkat Kerja Sama GAMKI NTT dan Klasis Flores Barat : Puluhan Pemuda Siap Melayani Jadi MC dan Tim Multimedia Dalam Pelayanan di Gereja

Ruteng, GAMKINTT.com – Pelatihan Master of Ceremony (MC) dan Multimedia yang digagas DPD GAMKI NTT bersama Klasis Flores Barat resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari, sejak 18 hingga 20 Maret 2026, di GMIT Imanuel Ruteng.

Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai jemaat di Klasis Flores Barat dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas generasi muda gereja, khususnya dalam bidang pelayanan liturgi dan pemanfaatan media digital.

Penutupan kegiatan diawali dengan renungan yang disampaikan oleh Cavik Trisna T. Labuh, S.Si.Teol., yang menegaskan bahwa setiap talenta yang dimilik, baik kemampuan berbicara sebagai MC maupun keterampilan multimedia adalah karunia Tuhan yang harus digunakan untuk melayani.

Mengutip 1 Petrus 4:10-11, ia mengingatkan bahwa pelatihan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pelayanan nyata di jemaat masing-masing. “Apa yang kita pelajari bukan sekadar keterampilan, tetapi panggilan untuk menjadi saluran berkat Tuhan,”ungkapnya.

Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Rondo, dalam sambutan penutupan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi proses pengutusan pelayan-pelayan baru bagi gereja.

“Kita tidak sedang menutup sebuah kegiatan, tetapi sedang mengutus pelayan-pelayan yang akan kembali ke jemaat sebagai penuntun ibadah dan penggerak pelayanan,” tegasnya.

Ia menyebut pelatihan ini sebagai yang pertama dilakukan GAMKI di NTT dalam bidang MC dan multimedia gereja. Dari total 51 peserta yang mengikuti dua kelas paralel, ia meyakini akan lahir kader-kader pelayanan yang lebih siap, peka, dan bertanggung jawab.

Winston juga menekankan bahwa proses belajar tidak boleh berhenti setelah pelatihan ini. GAMKI, kata dia, akan terus membuka ruang pengembangan kapasitas bagi anak muda, baik secara langsung maupun digital, mulai dari pelatihan jurnalistik, fotografi, hingga sekolah demokrasi.

Sementara itu, Ketua Majelis Klasis Flores Barat, Pdt. Mega Silvia Palpialy-Manggoa, S.Th., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun antara GAMKI dan gereja. Ia menilai kegiatan ini menjawab kebutuhan gereja akan generasi muda yang tidak hanya setia dalam ibadah, tetapi juga terampil dalam pelayanan.

“Jangan biarkan ilmu ini berhenti pada diri sendiri. Gereja menunggu aksi nyata. Pulanglah dan layani jemaat dengan standar yang lebih baik,” pesannya.

Kesaksian peserta menjadi penutup yang menguatkan dampak kegiatan ini. Miki Ndun, peserta pelatihan MC, mengaku kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang sangat berharga bagi dirinya dan anak muda lainnya.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu kami untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Harapan kami, ini bukan yang terakhir,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Andre Rohi, peserta pelatihan multimedia, yang mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru, terutama dalam penggunaan aplikasi desain dan teknik produksi konten berbasis handphone.

“Saya siap membawa ilmu ini kembali ke jemaat saya dan membagikannya kepada teman-teman yang lain,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, GAMKI NTT dan Klasis Flores Barat tidak hanya menutup sebuah kegiatan, tetapi membuka langkah baru pelayanan gereja di mana generasi muda tampil lebih siap, kreatif, dan berani untuk melayani di tengah jemaat dan masyarakat.(*Fendi)