PA GAMKI Sabu Raijua Soroti Kesetaraan Perempuan dalam Ibadat di Jiwuwu

Menia, GAMKINTT.com – Pendalaman Alkitab (PA) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Sabu Raijua bersama pemuda/i Jemaat GMIT Kemah Ibadat Jiwuwu dan orang muda dari Jemaat Talitakum Raekore menggelar ibadat bersama di Gedung Kebaktian Kemah Ibadat Jiwuwu, Minggu (19/4/2026).

Ibadat berlangsung dalam nuansa kebangkitan dengan melibatkan pengurus dan kader GAMKI. Pujian dipimpin Koordinator Wilayah I Sabu Barat, Bung Lodrik Here Pa, sementara doa syafaat dipandu Sekretaris Bidang Aksi Partisipasi, Bung Johanis Djami Here.

Firman Tuhan disampaikan Pdt. Francisco de Kristo Anugerah Jacob, S.Th, dengan pembacaan dari Injil Markus 16:1–8. Dalam khotbahnya, ia menegaskan bahwa perempuan menjadi pihak pertama yang menerima kabar kebangkitan Kristus.

Dalam konteks budaya patriarki, termasuk di Sabu Raijua dan Nusa Tenggara Timur, perempuan kerap ditempatkan pada ranah domestik. Namun, menurutnya, narasi Alkitab justru menunjukkan perempuan sebagai sosok yang setia dan berani.

Ia juga menyoroti bahwa dalam beberapa peristiwa, murid-murid laki-laki sempat menyangkal Yesus, sementara para perempuan tetap setia meski berada dalam ancaman kekuasaan Kekaisaran Romawi saat itu.

“Perempuan adalah insan setara yang dapat berkolaborasi dengan laki-laki dalam seluruh penatalayanan, baik di gereja, masyarakat, bangsa, maupun negara,” ujarnya.

Sejumlah pengurus GAMKI Cabang Sabu Raijua turut hadir, antara lain Sekretaris Cabang Bung Ramlin Bunga, Bendahara Usi Margerita Wadu, Wakil Bendahara Usi Welmince Riwu, Sekretaris Bidang Kader Bung Sudges Djami Raga, serta Sekretaris Bidang Riset dan Advokasi Bung Sefrianus Djara Bale.

Dalam sambutan mewakili Ketua DPC GAMKI Sabu Raijua, Ketua Harian Bung Penihas Wila Huki menegaskan bahwa GAMKI merupakan wadah pembinaan kader Kristen untuk dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan.

Ia menambahkan, GAMKI juga berperan dalam berbagai isu sosial, termasuk upaya pencegahan penyakit Leptospirosis yang tengah menjadi perhatian di masyarakat Sabu Raijua.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat kolaborasi antarjemaat sekaligus membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya kesetaraan peran dalam pelayanan dan kehidupan sosial.

Sementara itu, Bung Yus Udju Riwu mewakili pemuda setempat menyampaikan apresiasi atas kehadiran GAMKI dan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi. Ia juga mengajak seluruh pemuda/pemudi gereja untuk bergabung dalam GAMKI Sabu Raijua.(Fendi)