Resmi Digelar Hari Ini : Turnamen Catur GAMKI NTT-GMKI Kupang Dinilai Sebagai Wujud Kebersamaan dan Persaudaraan 

Kupang, GAMKINTT.com – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Nusa Tenggara Timur (NTT) menilai Turnamen Catur Persaudaraan yang digelar Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) NTT bersama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kupang sebagai langkah strategis dalam membina kader muda yang cerdas dan berkarakter.

Penilaian tersebut disampaikan Wakil Ketua Percasi NTT, Henri Mesak, saat menghadiri langsung pembukaan kegiatan yang diikuti puluhan kader dari kedua organisasi tersebut, Jumat (27/3/2026).

Menurut Henri, catur bukan sekadar permainan, melainkan olahraga intelektual yang memiliki nilai pembelajaran tinggi, terutama dalam melatih pola pikir strategis dan kemampuan mengambil keputusan.

“Catur adalah olahraga otak. Di dalamnya ada latihan berpikir taktis, strategi, dan kemampuan membaca situasi. Ini sangat penting bagi kader organisasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa setiap langkah dalam permainan catur memiliki konsekuensi, sama halnya dengan keputusan dalam organisasi dan pelayanan yang menuntut ketelitian serta tanggung jawab.

“Dalam catur, satu langkah bisa menentukan arah permainan. Begitu juga dalam organisasi, setiap keputusan harus dipikirkan secara matang,” tegasnya.

Lebih jauh, Percasi NTT melihat turnamen ini sebagai ruang pembinaan yang tidak hanya membangun kemampuan intelektual, tetapi juga karakter dan nilai kebersamaan antar kader muda.

Mengusung tema “Satu Langkah untuk Kebersamaan, Satu Skak untuk Solidaritas,” kegiatan ini dinilai mampu menghadirkan pendekatan pembinaan yang sederhana namun berdampak.

“Menang itu penting, tetapi yang jauh lebih berharga adalah persaudaraan yang terbentuk. Dari sini lahir jejaring, kepercayaan, dan semangat bersama,” tambahnya.

Ia juga membuka peluang lahirnya talenta baru dari ajang tersebut, khususnya di bidang olahraga catur di Nusa Tenggara Timur.

“Bisa saja dari kegiatan seperti ini muncul pemain-pemain catur berbakat yang ke depan membawa nama NTT ke level yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Turnamen Catur Persaudaraan GAMKI–GMKI ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang perjumpaan yang mempertemukan gagasan, strategi, dan semangat pelayanan dalam satu bingkai kebersamaan.

Di atas papan catur, para kader mungkin saling beradu langkah. Namun di luar itu, yang sedang dibangun adalah sesuatu yang lebih besar: generasi muda yang cerdas, strategis, dan tetap berakar pada nilai-nilai persaudaraan.(*Fendi)