Jadi Narasumber di Unkriswina Sumba, Ketua DPD GAMKI NTT Sebut Pemuda Dibentuk Oleh Iman dan Panggilan Hidup

Waingapu, GAMKINTT.com –  Ketua DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) NTT, Winston Neil Rondo, mengajak pemuda Kristen di Sumba untuk kembali menemukan identitas sejati dan panggilan hidup mereka di tengah derasnya arus digitalisasi.

Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional bertema “Identitas dan Panggilan Pemuda di Era Digital” yang digelar di Kampus Universitas Kristen Wira Wacana (UNKRISWINA) Sumba, Selasa (27/1/2026), dan diikuti mahasiswa, kader GAMKI–GMKI, pemuda gereja, serta civitas akademika.

Menurutnya, generasi muda hari ini tidak kekurangan akses informasi, tetapi justru kerap kehilangan arah hidup.

“Kita hidup di dunia yang serba online, informasi tanpa batas, tetapi makna hidup justru makin menipis. Cepat belum tentu bermakna,”ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa popularitas digital seperti likes, followers, dan viralitas bukanlah ukuran identitas diri. Pemuda, kata dia, harus berani memilih nilai dan karakter di tengah godaan pengakuan instan dari dunia digital.

“Like dan followers bukan identitas. Identitas sejati tidak dibentuk oleh algoritma, tetapi oleh nilai, iman, dan panggilan hidup,” ucapnya.

Menguatkan pesannya, Ia mengutip nilai-nilai iman Kristen yang menegaskan bahwa pemuda dipanggil bukan untuk hanyut dalam arus zaman, melainkan hadir sebagai subjek perubahan.

“Pemuda tidak diciptakan untuk menjadi objek zaman. Kita dipanggil untuk memimpin, bertanggung jawab, dan peduli. Pemuda yang menemukan panggilannya akan mengubah sejarah,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa Sumba, termasuk Sumba Timur, menunggu peran konkret generasi mudanya—bukan sekadar aktif di ruang digital, tetapi hadir dengan nilai, bergerak untuk sesama, dan setia pada panggilan hidup.

“Sumba Timur menunggu peranmu. Hadirlah dengan nilai, bergeraklah untuk sesama, dan setialah pada panggilanmu,”tutupnya.(*Fendi)